Mimpi Yang Aneh

Semalam saat tidur saya bermimpi kedatangan orang tua, ayah yang telah meninggal. Kali ini boleh jadi agak sedikit berbeda dengan mimpi-mimpi sebelumnya. Mimpi tadi pagi terjadi pukul 02.00 dinihari. Kata orang mimpi diwaktu seperti itu memiliki makna tersendiri. Entahlah apakah benar atau tidak yang pasti buat saya waktu terbangun akan saya manfaatkan untuk berdoa. Mimpi ayah yang sudah meninggal sejak 14 Juli 2010 kali ini memang diawali dengan apa yang saya lakukan pada sore dan malam sebelum tidur. Saya memasang status di salah satu jejaring sosial. Status yang saya buat 2 kali dan dua-duanya itu terkait dengan sesuatu yang pernah papa lakukan semasa hidupnya. Selain itu saya juga memasang profie foto papa saat sedang menyandang AK47 berpose dengan Komandan Team Susi sewaktu ia bertugas meyabung nyawa di kancah peperangan Timor Timur tahun 1975. Tak dinyana foto dan status itu telah membawa saya ke alam sebuah mimpi. Namun bedanya kali ini saya merasa ketakutan. Saat mengambil air minum dari dispenser bulu kuduk saya sempat berdiri. Tak perlu pikir panjang saya pun lantas buru-buru mengganti profile picture dan meng“clear“kan status di jejaring sosial tersebut. Saya lantas mengambil waktu untuk berdoa di kamar tidur. Selain takut saya juga heran mengapa hal itu dapat terjadi pada saat saya di sore atau malam sebelum tidur memposting foto dan status mengenai papa. Entah mengapa hal itu dapat terjadi saya tidak mengerti. Bisa saja beliau tak ingin fotonya terpampang disana. Mungkin pula ia tak mau anaknya selalu mengingat dia dengan mendaur ulang setiap pemikiran yang pernah dilakoninya. Pastinya pagi dinihari tadi saya merasa takut dan heran. Ini menjadi sebuah pelajaran bagi saya. Hormatilah ayah ibumu supaya lanjut umurmu ditanah yang Tuhan sudah janjikan adalah sebuah perintah Tuhan yang indah. Semoga saja kedatangan papa dalam mimpi akan membawa suatu hal yang baik dalam kehidupan kami. Hari ini Selasa 1 Februari 2011 saya boleh mengambil pelajaran yang sangat berguna. Terima Kasih TUHAN atas malam yang telah saya lalui. Untuk papa meskipun tidak akan mendengar lagi, maafkan dan beristirahatlah dengan tenang di rumah Bapa sorgawi. Malam panjang telah saya lalui sungguh sebuah Mimpi yang aneh.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 01/02/2011, in Keluarga. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: