Pantai Sopapei Suli 

Dalam masa libur lebaran 2017, wisata pantai masih menjadi salah satu destinasi bagi kami yang tinggal di Kota Ambon. Pantai Natsepa – Pantai Liang setidaknya sudah lebih dari 3 kali dikunjungi setahun belakangan. Nah hari Rabu 28 Juni 2017, saya, isteri dan kedua anak kami mengunjungi salah satu pantai yang selama ini belum kami datangi. Pantai Sopapei namanya. Letaknya tak jauh dari Pantai Natsepa. Ketenarannya memang masih kalah dengan Natsepa tapi soal keindahan menurut saya sama atau beda tipis. Berlokasi di Negeri Suli Bawah, Maluku Tengah, Pantai Sopapei menawarkan selain keindahan juga kegembiraan bagi para pelancong. Pasir Putih yang luas terlihat indah takkala air surut dipagi hari. Air laut akan mulai naik saat waktu mulai masuk diatas jam dua siang perlahan namun pasti air laut dengan deburan ombak putih melaju mengikis bibir pantai. Saya dan keluarga bersyukur dapat mengunjunginya di hari ini dan sepertinya akan berlanjut. 
Untuk menikmati deburan ombak dan butiran pasir putih pengunjung akan dikenakan tiket masuk per orang Rp. 3000. Sedangkan tanda masuk bagi Kendaraan dibedakan berdasarkan jenis kendaraan. Roda 4 dikenakan biaya Rp. 5000 dan Roda 2 dikenakan Rp. 4000. Murah kan ya, jadi tidak perlu heran kalau obyek wisata Pantai menjadi salah satu  destinasi favorit bagi masyarakat Kota Ambon sebab tiket masuknya sangat terjangkau.

Pantai yang saya rekomendasikan kita semua untuk berkunjung seperti disebutkan diatas adalah Pantai Liang-Pantai Natsepa dan Pantai Sopapei. Pilihan berdasarkan jarak dan lokasi yang berdekatan serta mudah dicapai oleh pelancong. Masih banyak pantai lainnya namun kali ini diambil dari yang lokasinya satu arah. 

Diantara ketiganya Pantai Sopapei menurut saya memiliki kamar bilas lebih baik dibandingkan pantai Natsepa dan pantai Liang. Ruang bilas di Sopapei airnya banyak dan kencang serta bersih. Pantai Natsepa aliran airnya kecil apalagi di Pantai Liang, disini pengunjung harus membeli air bersih dalam jerigen karena air bilas yang tersedia di kamar mandi bilas terasa asin atau air payau atau orang Ambon sebut “air salobar” jadi lengket bila digunakan.

Soal kebersihan ketiga pantai menurut saya masih jauh dari yang diharapkan. Salah satunya disebabkan oleh kurang disiplinnya pengunjung itu sendiri. Contohnya hari Rabu lalu itu saya menyaksikan pengunjung yang duduk bersebelahan dengan kami, meninggalkan bekas ketupat dan makanan lainnya di lokasi bibir pantai dengan seenaknya. Bekas gelas atau botol air mineral berserakan dimana-mana. Sebenarnya mereka bisa mengemas dan menyimpan lalu menempatkannya di tempat yang disediakan meski minim bukan malah meletakkannya sembarangan. Di ketiga pantai, himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya hampir tak ada. Lalu tempat-tempat sampah juga jarang terlihat jadi mesti ditingkatkan lagi oleh pengelola.

Sebagai penikmat wisata pantai harusnya kita dapat menjaga kelestarian, kebersihan pantai-pantai yang kita kunjungi bukan malah merusak dan mengotorinya. Sayang sekali kalau kurang bersih karena kita tidak hanya sekali akan datang ke lokasi.

Meskipun kondisi kebersihan demikian adanya tetap saja ketiganya menjadi destinasi wisata pantai bagi kami dan tentunya warga di Kota Ambon. Mari kunjungi Pantai Sopapei di Negeri Suli Bawah. Ayo ke pantai !

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 29/06/2017, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: