Dirgahayu Ke- 64 : Kopassus Memang Beda

image

Hari ini Sabtu 16 April 2016 getaran hati menggelora setelah puluhan tahun absen dalam mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun Kopassus. Bersama isteri dan kedua anak terkasih, saya kembali menginjakkan kaki dilapangan upacara Kopassus untuk memperingati hari ulang tahun Korps Baret Merah kebanggaan Indonesia.

Seragam Loreng Darah Mengalir yang digunakan oleh para prajurit seolah menyihir pikiran yang membuat Jiwa saya bergetar. Semangat juang yang tinggi tetap saya saksikan  terpelihara sedari dahulu hingga kini. Itulah salah satu nilai plus yang menyebabkan Kopassus termasuk salah satu Pasukan Elite nomor 3 di dunia selain karena kemampuan prajuritnya.

Bangga ! Itulah satu kata pertama yang terucap saat menyaksikan peringatan hari ulang tahun ke 64 di Cijantung. Rasa Bangga muncul saat berada dilingkungan  Baret Merah pada siang itu.

Kata kedua yang pantas diberikan adalah Hebat, hebat karena 3 Rekor dipecahkan oleh 3 orang prajurit, Menembak, Beladiri dan Terjun Payung. Torehan prestasi terus dihasilkan mengikuti prestasi para sesepuh yang sudah senantiasa menorehkan kebanggaan yang hingga kini masih tertulis dalam tinta emas salah satunya yang fenomenal adalah operasi anti teror membebaskan sandera di Don Muang 1981 lalu.

image

Satu hal yang saya dapatkan siang hari itu selain Rasa Bangga yang menggelora di hati yakni tradisi yang masih sama dijunjung tinggi oleh setiap Komandan dilingkungan Kesatuan yang dibentuk pada16 April 1952. Dulu ayah saya pernah bercerita, ketika prajurit Grup 1 Kopassus di Taman Serang berhasil menjalankan latihan tingkat Grup dengan hasil baik, Komandan Grup saat itu Kolonel Wismoyo Arismunandar merasa bangga memiliki prajurit yang luar biasa  semangatnya. Pak Wismoyo seusai latihan dilaksanakan dalam rasa bangganya menanyakan kepada para prajuritnya apa yang diinginkan oleh mereka. Serentak para prajurit tersebut berteriak menyebutkan nama salah satu penyanyi dangdut terkenal di tahun itu. Mereka menginginkan hiburan dari penyanyi dangdut wanita. Kolonel Wismoyo pun akhirnya pada kesempatan berikutnya benar-benar mendatangkan penyanyi tersebut ke Kesatrian Gatot Subroto sebagai hadiah kepada prajurit Baladika yang telah menjalankan latihannya dengan baik. Itu terjadi sekitar tahun 1981an.

Kini di tahun 2016, ditempat yang berbeda tepatnya di Cijantung Jakarta  tepat dihari ulang tahun Korps Baret Merah ke 64  kembali saya mendengar sebuah rasa bangga dari seorang Komandan kepada prajuritnya. Siang hari yang panas terik itu saya menyaksikan bagaimana seorang Komandan langsung memberikan apresiasi kepada para prajuritnya. Danjen diatas panggung hiburan langsung memberikan 3 hari libur kepada segenap prajurit yang menjadi pasukan upacara di hari ulang tahun ke 64 hari ini. Alasannya mereka sudah membuat hatinya senang dan atas rasa senang dan kebanggaannya tersebut beliau mengapresiasi prajuritnya yang dengan semangat telah menunjukkan kebanggaannya sebagai Prajurit Kopassus. Menurut beliau para sesepuh Baret Merahpun mengatakan rasa bangganya kepada kegiatan upacara pada hari ini karena prajurit yang terlibat dalam upacara dinilainya baik dan membanggakan seluruh jajaran Kopassus dan masyarakat yang hadir.

Itulah jati diri Kopassus yang senantiasa terpelihara dari waktu ke waktu. Semangat juang yang sangat tinggi terus dipertahankan sejak mulai berdiri hingga saat ini. Maka tak heran kalau Kopassus adalah pasukan elite di bumi Nusantara. Siapapun yang hadir pada hari itu pastilah sangat bangga melihat dan merasakan semangat juang prajurit pilihan.

image

Bagi teman-teman yang ingin memiliki semangat juang tinggi atau yang sekarang lagi loyo, yuk datang dan saksikan, ikuti selalu jejak rekam prajurit kebanggaan bangsa ini, niscaya semangatnya akan selalu menyala nyala. Sama seperti saya hari ini menjadi semangat lagi, bangkit kembali semangat yang hampir padam.

Kopassus memang beda ! Dirgahayu Kopassus, namamu selalu membanggakan hati ini sampai akhir menutup mata, KOMANDO !

Kalwedo ! Salam Berdaya

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 16/04/2016, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: