Obama’s First Flight

GambarGambar

 

Gambar

Ketika papa saya masih hidup, seringkali dalam berbagai kesempatan ia mengucapkan petuah bagi anak-anaknya. Satu pesan yang senantiasa ia sampaikan kepada kelima anaknya adalah “Aku semakin berkurang dan engkau semakin bertambah”. Maksudnya adalah sebagai orang tua ia rela untuk tidak memperoleh, menikmati atau ia akan senantiasa berkorban demi kemajuan anak-anaknya. Dan itulah yang dilakukannya kepada kami selama beliau hidup. Seolah ingin melakukan hal yang sama, saya pun setidaknya menjadi terpengaruh dengan nilai-nilai yang beliau tanamkan tersebut. Salah satunya terwujud pada hari Jumat 15 Februari 2013 lalu. Dengan mengucapkan syukur kepada Pencipta Semesta, Yesus Kristus Juruslamat Dunia, anak terkasih Joe Obama dapat menikmati penerbangan pertamanya pada usia 3 tahun 10 bulan. Saya sendiri baru dapat memiliki kesempatan terbang pada 16 Agustus 2002 dengan pesawat GA  236 Kursi Nomor 12F menuju ke Semarang Jawa Tengah. Itu berarti usia saya saat itu sudah 33 tahun baru merasakan bagaimana nikmatnya terbang diudara. Puas rasanya hati ini memberikan sesuatu yang baru kepada anak terkasih.

Saya baru menyadari ketika menulis kisah ini rupanya meski penerbangannya berbeda anak Obama duduk di kursi 12F yang sama saat saya pertama kali menikmati terbang tahun 2002 lalu. Joe pada hari Jumat itu juga merasakan penerbangan yang lebih lama dari apa yang saya nikmati. Penerbangan Jakarta – Medan dengan JT 384 selama 2 jam 10 menit sungguh dinikmati dengan sukacita oleh anak saya. Sedari masih di ruang tunggu ucapan ” Papa ayo naik, pesawatnya sudah datang” terus saja diulang dan diulang. Padahal ada pengumuman delay seharusnya pesawat berangkat pukul 14.00. Pesawat yang kami tumpangi pada hari itu baru mulai menggerakkan Rodanya tepat pada pukul 15.00 WIB menuju landasan pacu. Perjalanan ini benar-benar ia rasakan sebagai suatu hal yang menyenangkan. Itu terbukti dengan tidak diamnya ia selama berada di pesawat. Apa saja yang ia lihat kalau tidak ditanyakan ya diucapkan. Ketinggian 36 ribu kaki bagi suatu hal yang luar biasa melihat gumpalan awan putih diatas langit bersih. Dan baru berhenti atas satu pertanyaan bila telah saya jawab. Semua itu adalah ciptaan Tuhan kata saya padanya.Kekhawatiran ia akan merasa bosan sirna malahan saya yang sempat kewalahan menjawab setiap pertanyaan-pertanyaannya yang diawali dengan ” Papa apa itu, Papa aku lihat pulau, Papa kita diatas rumah, Papa Kenapa Pesawatnya kencang sekali” dan masih banyak lagi. Saya sampai merasa tidak enak sebab suaranya yang kencang paling tidak membuat penumpang yang duduk di belakang, depan dan samping kami pasti akan mendengarnya mudah-mudahan tidak terganggu kalau pun ia maaf ya.

Akhirnya setelah melewati awan gelap disertai hujan rintik pada waktu akan memasuki udara kota Medan sekitar pukul 16.45 WIB, pesawat yang kami tumpangi pun mendarat mulus di Bandara Polonia Medan. Sebuah pengalaman berharga telah dirasakan oleh Joe Obama. Semoga penerbangan pertama kali ini akan menjadi sebuah ceritera pengalaman baginya pada saat ia mulai menginjakkan kaki di Taman Kanak-Kanak pada tahun 2013 ini.

Tuhan Pencipta Semesta terus kiranya memberkati keluarga kami.

Selamat Hari Minggu buat kita semua Tuhan Memberkati !

Hotel Madani Minggu 17 Februari 2013/Kamar 327

 

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 17/02/2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: