Untungnya Praktek Intention Setting

Kamis yang menyenangkan bukan ? Itu adalah intention setting yang saya siapkan sejak bangkit dari tempat tidur empuk di kamar depan. Suhu sejuk dari pendingin udara menggoda untuk tetap membaringkan diri. Namun hari baru sudah memanggil untuk dijalani di dunia ciptaanNya yang indah. Tiada seorangpun yang mampu mengetahui apa saja yang akan dialaminya sepanjang pagi hingga malam berakhir.

Habis berSATE alias Saat Teduh sejenak saya langsung menggaet handuk merah muda yang tergantung di bagian belakang rumah dekat tangga menuju tempat jemuran. Bersih-bersih pun tak lebih dari 30 menit lantas kembali sujud padaNya untuk minta pertolongan Tuhan sambil mengAnchor Intention Setting hari ini “Kamis Menyenangkan Bukan”

Udara sejuk dipayungi langit mendung hari ini saya menyusuri rute Cilodong-Grand Depok City-Stasiun Depok Lama. Perjalanan lancar mengantarkan saya tiba dengan selamat di stasiun.

Sesampainya di Stasiun terlihat kerumunan banyak orang berdiri di 4 Peron jalur kereta yang ada. Dalam hati sudah menduga sesuatu pasti sedang terjadi. Penumpukan penumpang di stasiun merupakan salah satu ciri adanya keterlambatan keberangkatan kereta baik ekonomi maupun commuter. Benar saja konfirmasi adanya gangguan tak hanya saya dengar dari loper koran langganan Mas Iwan juga terdengar pengumuman dari petugas stasiun bahwa ada kereta ekonomi mengalami gangguan Pentagraf di Stasiun Tanjung Barat.

Sedari pukul 7 hingga diketiknya tulisan ini baru 2 kereta yang diberangkatkan. Kereta jalur 1 jurusan Bogor-Tanah Abang dan KA Ekonomi meluncur dari Jalur 3 menuju Jakarta Kota yang seharusnya berangkat pukul 06.50 tapi baru dapat meninggalkan Stasiun pukul 7.52.

Berulang kali petugas menyampaikan permohonan maaf melalui pengeras suara. Sesekali wajah seorang penumpang yang duduk dihadapan saya mengerutkan wajahnya manakala suara announcer terdengar. Sekitar pukul 08.00 sehabis menerima panggilan telepon dari saku celana coklatnya pria inipun turun dari gerbong 2 melangkahkan kaki sambil ngedumel lalu menuju pintu keluar stasiun.

Tampak dijalur 1 sebuah kereta gerbongnya sudah terlihat kosong ditinggalkan penumpangnya. Beberapa orang pria turun menunggu diperon sambil merokok.

Teriakan huuuuuu baru saja terdengar ketika petugas untuk kesekian kalinya menyampaikan permohonan maafnya. Saya masih berharap penumpang akan bersabar menghadapi kondisi seperti saat ini.

Ketidakmampuan mengatasi keadaan darurat terasa sekali sebab tidak ada informasi sedikitpun mengenai berapa lama lagi penanganan akan selesai. Petugas hanya menyampaikan permohonan maaf dan maaf. Terang saja akan semakin diteriaki oleh penumpang yang mulai lelah menunggu terlihat dari wajah-wajah cemas mereka menanti keberangkatan keretanya.

Untungnya saya hari ini sudah mengunci dengan Intention Setting “Kamis Menyenangkan Bukan ?” Saya jadi berpikir kalau saja tidak mengirimkan energi positif ke alam semesta kalimat itu hati ini pasti sudah “gerah” merasakan peristiwa yang dialami.

Terima kasih kepada Tuhan saya bisa belajar NLP sehingga mampu menjaga hati dan pikiran untuk tetap merasa senang dan bahagia meski mengalami gangguan dalam perjalanan kereta, sesuatu yang tak mengenakan apalagi bagi banyak penumpang yang meneriaki petugas saat maaf disampaikan. Pengumuman itu justru menambah kesal hati mereka apalagi mereka tak menerapkan kekuatan positif pikirannya.

Akhirnya keretapun dapat berangkat pukul 08.30 dari seharusnya pukul 07.07. Bisa dibayangkan berapa orang pekerja, buruh dan karyawan yang mengalami keterlambatan bahkan ada yang memutuskan mengambil hak cuti mereka.

Ok kawan saya akhiri posting hari ini pukul 08.40 ditengah sesaknya penumpang kereta Jurusan Depok-Tanah Abang, kiranya esok tetap menjadi hari yang menyenangkan bagi penumpang kereta.

Intention Setting “Kamis Menyenangkan Bukan”, sudah membuat hati saya lancar coba bila NLP tidak dipraktekkan ? Bisa jadi saya sudah gusar sampai marah ke petugas tapi buat apa ?

Yuk praktekkan terus NLP bagi yang sudah mengikuti pelatihannya.

Thanks NLP and more thanks to you Dear Lord for making Kamis Menyenangkan Bukan buat hari saya.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 07/06/2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: