Beda Banget Jika Andalan Kita DIA

Hamparan gumpalan awan putih bersih terlihat dari samping jendela pesawat GA 533. Lantunan lagu dari Leonard Cohen Dance me to the end of Love membawa saya memasuki udara ibukota Jakarta pada hari Senin 16 Januari 2012. Boeing 737 seri 800 NG jurusan Banjarmasin menuju Jakarta dengan pramugari yang “Bungas” alias cantik mendarat mulus pukul 09.53 WIB setelah menempuh perjalanan sejauh 944 km dengan kecepatan 422km/jam diatas 30 ribu kaki. Kata pertama yang terucap dari bibir saya adalah ungkapan syukur “Terima Kasih Tuhan”. Engkau sungguh teramat baik telah menghantarkan saya kembali ke pulau Jawa setelah 3 hari 2 malam beraktifitas di kota 1000 Blangwir. Jujur saya katakan ketika menerima informasi melalui email dari rekan Divisi HRO dan Talent Management mengenai penugasan ke Banjarmasin mulai 13-15 Januari ada keraguan yang cenderung kepada kekwatiran muncul dalam hati. Dalam hati kecil ada rasa takut. Waduh mengapa ya acara Team Building Sales Area Banjarmasin mesti diselenggarakan pada bulan Januari. Bukankah pada bulan ini curah hujan cukup tinggi. Awan hitam seringkali menyelimuti ibukota negara. Saya terus memikirkan apakah akan tetap terus berangkat ataukah saya melepas kesempatan untuk memberikan pengetahuan kepada banyak orang di kota Seribu Sungai itu. Selama saya hidup saya kerap menghindari bepergian jauh pada Musim Barat. Paling tidak biasanya saya akan menunggu hingga Lebaran China atau Imlek tiba. Saat itulah saya memikirkan untuk bapargian dari rumah.

Kegundahan hati akhirnya terjawab. Jawaban semua itu akhirnya ditemui. Saat terbangun diwaktu dinihari Roh Kudus menuntun saya untuk membaca Firman Tuhan. Ada kuasa yang menyuruh saya agar membaca Alkitab. Benar saja kegundahan hati akhirnya hilang sewaktu saya mendapatkan bacaan dari ketiga Injil mengenai Yesus Berjalan diatas air. Tuhan menguatkan saya melalui bacaan itu. Seusai membaca dan merenungkan barulah hati ini tenang. Tak ada lagi keraguan untuk berangkat ke Banjarmasin ditengah kondisi cuaca yang kurang baik. Saya pun berdoa agar Tuhan memberikan Kemudahan, Kemurahhatian, Kelancaran dan Keselamatan selama saya dalam perjalanan, saat beracara ataupun dimana saja. Anda ingin tahu apa yang saya dapatkan setelah berdoa seperti itu ? Luar Biasa semua yang saya doakan dijawab Tuhan. Selama penerbangan dan sepanjang acara saya diberikan kemudahan. Sewaktu berada di Banjarmasin dan Tambang Ulang kemudahan saya peroleh. Kemurah hatian terlebih lagi saya dapatkan dari rekan-rekan yang dijumpai. Bagaimana dengan kelancaran ? Sejak tiba di Bandara Soetta hingga acara selesai Tuhan memberikan kelancaran dalam penerbangan dengan memberikan pesawat versi terbaru. Acara Synergic Building pun berlangsung dengan kelancaran yang luar biasa. Kegembiraan menyelimuti seluruh peserta. Dan satu lagi permohonan yang dikabulkan adalah Keselamatan. Pergi dan pulangnya penerbangan membuktikan penyertaan Tuhan sungguh dirasakan. Cuaca betul-betul bersahabat sama persis dengan pengajuan doa saya yang diucapkan,

Kesimpulan dari perjalanan saya kali ini adalah mintalah kepada Tuhan apa yang dibutuhkan. Hal kedua andalkanlah Allah dalam setiap aktifitas sehari-hari. KasihNya sungguh teramat nyata dalam hidup saya.

Tete Manis memberkati kita semua. Andalkan Allah dalam setiap aktifitas kita.

Sampai batemuan lagi buat pian semuaan, Ulun jua himung kawa mendatangi bagian pian berataan.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 16/01/2012, in Pelayanan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: