Gereja Abraham : Aku Menanam Apolos Menyiram Tetapi Allah Yang Memberi Pertumbuhan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Hari Minggu 4 Desember 2011 saya berkesempatan menginjakkan kaki lagi ke Kompleks Grup 1 Kopassus Serang Banten. Setelah meninggalkan perumahan ini pada tahun 1989, sore itu saya istri anak dan seorang ponakan berkunjung kembali ke lokasi perumahan Baret Merah yang dikalangan masyarakat Banten dikenal dengan istilah Taman. Keangkeran nama Taman bisa disejajarkan dengan sebutan Cijantung di Jakarta.

Tujuan saya hari Minggu usai acara reuni SMA itu hanya satu yakni ingin mengenang kembali saat dimana selama 8 tahun saya pernah tinggal disana. Jauh berbeda sekali dengan keadaan sekarang dimana sudah banyak rimbunan pohon diseputaran Kompleks mulai pintu masuk di Jalan Chandrasa. Rumah-rumah yang pernah kami tinggali di

Lokasi pertama yang saya datangi tentu saja Gereja Abraham yang dibangun semasa almarhum papa masih menjabat sebagai PA ROH PROT atau Perwira Rohani Protestan. Almarhum Papa di kesatuan kebanggaan Bangsa ini memiliki panggilan khusus yakni Paitua. Bangunan Gereja yang letaknya bersebelahan dengan Masjid Nurul Huda disebelah kiri dan disebelah kanan Sekolah Dasar bagi putra putri prajurit masih berdiri kokoh. Bentuk bangunan tidak terlalu berubah hanya terjadi renovasi di dalam, samping dan belakang ruangan serta adanya penambahan alat pendingin udara. Apabila dahulu pengelolaan pelayanan diserahkan kepada GPIB Samaria Tangerang sebagai Pos Pelayanan mereka kini tidak lagi sebab Gereja Katolik Paroki Gereja Kristus Raja Serang Banten telah mengambil alih dalam pengelolaanya. Sebagai ganti kesatuan Baret Merah menyiapkan sebuah bangunan lain. Saat ini tampak berdiri kokoh gedung gereja baru disebelah Gedung Gereja Abraham lama yang kini sudah berganti nama Gereja Bapa Abraham. Pada Prasasti di muka pintu gereja Abraham versi terbaru tertulis peresmian dilakukan pada tahun 2001. Bangunan Gereja Abraham yang baru terlihat lebih besar dengan model benteng dilengkapi alat pembangkit listrik dan pendingin udara.

Gereja Abraham yang diresmikan 5 Februari 1986 kini sudah berganti nama menjadi Gereja Bapa Abraham sedangkan bangunan baru yang letaknya bersebelahan dengannya tetap diberi nama Gereja Abraham Grup 1 Kopassus seperti tertulis di depan gedung gereja pada bagian atas.

Meskipun terjadi perubahan pelayanan di Gereja Abraham lama namun satu hal yang saya cermati adalah apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus melalui almarhum papa kini sudah benar-benar menjadi kenyataan. Mengapa nama Abraham di pilih tentunya ada rencana Tuhan yang akan dikerjakan olehNya. Bukti nyatanya sudah terlihat dimana Gereja Abraham yang dulunya hanya melayani satu denominasi yakni GPIB kini melalui naungan Grup 1 Kopassus telah menjelma menjadi sedikitnya 8 denominasi.

Kemudian ayat yang dipilih saat pentahbisan Gereja Abraham lama Aku Menanam Apolos Menyiram Tetapi Allah Yang Memberikan Pertumbuhan telah menjelma menjadi nyata dalam sejarah pelayanannya. Gereja Abraham Grup 1 Kopassus bangunan baru kini melayani 7 denominasi gereja mulai pukul 07.00 sampai pukul 21.00 pada hari Minggu dengan pengaturan masing-masing gereja memperoleh waktu pelayanan 2 jam kepada masing-masing jemaatnya. Sementara satu denominasi lainnya memilih jadwal pelayanan kepada jemaatnya pada hari Jumat malam Sabtu.

Luar biasa ! Apa yang sudah Tuhan kerjakan mulai 5 Februari 1986 telah nyata. Buah pekerjaan Roh Kudus telah terwujud. Tuhan memakai almarhum papa untuk melebarkan KerajaanNya. Melalui penamaan Abraham dan tema pentahbisan, Gereja Abraham kini sudah berkembang seturut kehendak Tuhan.

Siapa akan menyangka semua akan menjadi kenyataan seperti itu. Tuhan memang bekerja dengan caranya yang luar biasa.

Terima kasih Tuhan Engkau sungguh menunjukkan betapa pekerjaan tangan Roh Kudus benar dan nyata dalam kehidupan.

Terima Kasih Opa, Papa namamu akan selalu membanggakan kami anak cucumu.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 05/12/2011, in Pelayanan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: