Sabda Bina Umat (malam) : Membangun Kehidupan Dengan Hikmat

Amsal 8: 32-36
Sabtu, 10 Sep 2011

Sepekan ini kita sudah merenungkan tentang hikmat Tuhan yang mendatangkan pengertian dan kebijaksanaan. Bagian ini menutup rangkaian nasihat yang diberikan kepada orang yang ingin memperolehnya. Di dalam setiap nasihat pasti ada janji, dan inilah janji Tuhan bahwa Ia berkenan akan siapa yang mendapat hikmat. Allah menyimpan orang seperti itu di hati-Nya. Inilah kebahagiaan yang tak terukur bagi orang yang meminta, mencari dan memelihara hikmat Allah. Sekali lagi mari kita simak, orang yang memelihara jalan hikmat, yang mendengar hikmat, yang setiap hari menunggu di pintu hikmat dan yang menjaga tiang pintu gerbangnya, kepadanya Tuhan berkenan.

Hikmat adalah pintu menuju kebahagiaan karena Tuhan ada di sana. Melalui hikmat dibukakan jalan menuju hidup karena Tuhan adalah sumber hidup.
Kalau kita tanyakan mengapa kita sering gagal, usaha kita hancur, pekerjaan kita berantakan, pelayanan kita bermasalah, hubungan kita dengan orang lian rusak, bisa jadi karena kita tidak berhikmat. Seperti kata ay. 36a,
“Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya.” Mungkin kita merasa sudah berusaha sekuat tenaga, tapi usaha tanpa hikmat akan sia-sia. Mungkin kita sudah berdoa, tapi doa perlu disertai hikmat juga. Kalau kita sering berkata, ‘Tuhan belum berkenan’, mestinya kita mengevaluasi apa yang membuat Ia belum bahkan tidak berkenan. Mungkin kita tidak meminta hikmat supaya dengan itu kita bekerja, kita melayani, kita berelasi dengan baik. Mintalah hikmat Tuhan agar kita mampu merancang ulang dan menata kegagalan kita. Tidak ada kegagalan yang tidak bisa diperbaiki kalau hikmat diberikan pada kita. Demikian pula tidak ada keberhasilan yang sempurna kalau hikmat Tuhan tidak ada pada kita. Kepada semua orang yang merasa sudah berhikmat, tetaplah pelihara itu supaya Tuhan tetap berkenan atas kita. Jangan lepaskan itu dan jangan tertipu dengan pikiran kita sendiri yang jauh dari hikmat.
KJ. 281: 3

Doa: Mohon hikmat Tuhan untuk membangun hidup dengan hikmat

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 10/09/2011, in Sabda Bina Umat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: