SBU Pagi : Bekerja Dengan Memperhitungkan Resiko

Pengkhotbah 11: 1 – 6
Sabtu, 27 Ags 2011

Jika kita ingin agar segala hal yang kita kerjakan berhasil maka dalam hal kita melakukan setiap pekerjaan, kita perlu memperhitungkan dan mengantisipasi resiko yang bisa terjadi. Jika tidak, kita akan menderita kerugian.

Dalam bacaan pagi ini, Pengkhotbah memberi beberapa contoh untuk kita lakukan. 1) Memulai suatu usaha, jangan kita ingin segera melihat hasilnya. Berusahalah dengan rajin dan tekun serta sabar menunggu hasilnya. Sebab meskipun lama, namun pasti bahwa kita akan melihat dan menikmati hasilnya.
2) Dalam hal berinvenstasi atau menanam modal, kita perlu membaginya dalam beberapa bagian atau produk yang kita pilih. Agar jika satu atau dua bagian bermasalah dan tidak menguntungkan maka ada bagian-bagian lain yang menguntungkan. 3) Kita semua bisa membaca tanda-tanda alam atau situasi yang dihadapi. Tetapi jangan kita terlalu terpaku pada keadaan tersebut. Artinya, situasi atau keadaan alam jangan sampai mencegah kita untuk memulai usaha atau bekerja. Sebab jika kita terus memperhatikan angin maka kita akan pernah menabur; atau jika kita terus memperhatikan awan yang mendung maka kita tidak pernah menuai. 4) Yang terutama dari semua usaha dan kerja yang kita lakukan adalah bahwa kita harus mengawali dan melakukannya di dalam dan bersama Tuhan. Hanya dengan begitu, kita yakin bahwa Tuhan akan memberkati setiap pekerjaan dan usaha yang kita lakukan dalam situasi apa pun. 5) Mulailah bekerja dan jangan tunggu. Apa saja yang bisa kita kerjakan, kerjakanlah itu. Bagi yang bekerja di pagi hari, ia harus melakukan pekerjaannya selagi hari masih pagi dan berusaha menyelesaikan semua pekerjaan sampai petang.

Marilah kita melakukan semua usaha dan pekerjaan di mana pun dan dalam situasi apa pun berdasarkan kelima hal tersebut di atas. Maka niscaya kita akan melihat dan menikmati hasilnya yang menyenangkan hati kita. Dan jika kita bekerja dan berusaha belum berhasil maka muliailah dengan kelima tersebut di atas.

KJ. 446: 4
Doa: Ya Tuhan, berilah kami hikmat untuk melakukan karya bakti kami

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 27/08/2011, in Sabda Bina Umat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: