SBU Pagi : Kesukaan Menyertai Jerih Payah Manusia

Pengkhotbah 8 : 14 – 15
Senin, 22 Ags 2011

Bukan suatu kesia-siaan jika setiap orang menerima balasan setimpal dengan perbuatannya. Orang benar akan mendapat pahala yang membahagiakan hatinya; sedangkan orang fasik mendapat ganjaran yang membuatnya menderita. Harapan kita demikian. Masalahnya adalah sering terjadi sebaliknya. Orang benar menerima ganjaran yang selayaknya diterima orang fasik; sedangkan orang fasik menerima pahala yang selayaknya diterima orang benar. Kenyataan ini, oleh Pengkhotbah, dikatakan “sia-sia”.

Kenyataan tersebut, tentu, akan membuat banyak orang bersikap pesimis.
Namun menurut Pengkhotbah, kita harus tetap memiliki kesukaan. Sebab kehidupan ini tidak seluruhnya didominasi oleh kenyataan tersebut. Ada sisi lain yang bisa membuat kita tetap bersukacita di tengah berbagai kenyataan yang menyedihkan. Sisi pertama, adalah hidup itu sendiri. Bahwa kita bisa hidup sampai sekarang bukan karena pahala atau ganjaran yang kita terima. Hidup yang kita jalani setiap hari adalah pemberian dan anugerah Allah. Karena itu, pahala atau pun ganjaran, bahkan kesulitan dan penderitaan tidak dapat menghentikan hidup kita. Sisi kedua adalah soal makan dan minum. Bahwa kita harus bersukacita ketika kita bisa makan dan minum setiap hari dalam setiap jerih payah yang kita lakukan seumur hidup. Sebab kenyataannya ada banyak orang yang masih sulit untuk makan dan minum setiap hari; bahkan ada banyak orang yang saling membunuh karena makanan dan minuman.

Di tengah berbagai kenyataan hidup yang tidak membahagiakan, marilah kita tetap miliki kesukaan di hati dan bersukacita dalam menjalani kehidupan setiap hari. Sebab hidup yang kita miliki adalah pemberian Allah dan Allah tidak akan membiarkan apa pun dan siapa pun merenggut hidup yang telah diberikan-Nya kepada kita. Jalanilah hidup ini dan nikmati semua hasil dari jerih payah yang kita lakukan, yakni makan, minum dan bersukacitalah. Itulah juga kebahagiaan bagi kita.

KJ. 450: 4
Doa: Roh Kudus tolong kami untuk bersukacita dalam jerih payah kami

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 22/08/2011, in Sabda Bina Umat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: