SBU Pagi : Berhikmat Dalam Pengertian

Mazmur 49: 2-5
Kamis, 18 Ags 2011

Ketika berbicara tentang Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945 dalam Sidang BPUPKI, Bung Karno menjelaskan sila ketiga sebagai berikut: “Kemudian, apakah dasar yang ketiga? Dasar itu ialah dasar mufakat, dasar perwakilan, dasar pemusyawaratan. Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara ‘semua buat semua,’ ‘satu buat semua,’ ‘semua buat satu.’ Saya yakin bahwa syarat yang mutlak untuk kuatnya Negara Indonesia ialah pemusyawaratan, perwakilan.”
Lebih lanjut hal itu Bung Karno jabarkan sebagai berikut. “… kita mendirikan Negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia! – Semua buat semua!”

Sila ketiga Bung Karno inilah yang setelah dikembangkan lebih lanjut oleh Panitia Kecil yang terdiri dari 9 orang, menjadi sila ke-4 dari Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

Hakikat dari sila yang diprakarsai oleh Bung Karno ini terletak dalam kesadaran bahwa hikmah dari pemusyawaratan dan perwakilan untuk mendapatkan pengertian bersama adalah kunci dari keberhasilan. Bukanlah sikap kuat-kuatan karena jumlah yang besar karena sikap demikian akan melahirkan penindasan yang dirasakan oleh yang lemah atau kecil.

Kalau hikmat dan pengertian adalah kesukaan Tuhan, maka suatu nilai ilahi telah ditanamkan dalam diri bangsa ini. Bersama pemazmur, marilah kita memohon pimpinan kuasa Roh Kudus agar mulut kita senantiasa mengucapkan hikmat dan hati kita selalu dipenuhi pengertian yang benar dan bijaksana, sehingga kehidupan kita sebagai anak bangsa sungguh-sungguh memuliakan nama Allah dan menjadi berkat bagi sesama.

KJ. 77:3
Doa: Berikanlah kami hikmat dan pengertian yang berasal dari-Mu, Tuhan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 18/08/2011, in Sabda Bina Umat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: