SBU Malam : Ketika Kesulitan Menimpa

Mazmur 49: 6-9
Kamis, 18 Ags 2011

Salah satu kenyataan yang tidak dapat di ingkari bahwa menjadi pengikut Tuhan Yesus bukan berarti bahwa permasalahn dan persoalan tidak dialami lagi. Hidup sebagai pengikut Tuhan Yesus bukan berarti hidup yang lancar tanpa masalah. Hidup yang senang dan bahagia terus sampai akhir hayat. Mengapa? Bukankah Tuhan Yesus sudah menebus kita dari segala kegelapan hidup ini sehingga hanya terang dan sukacita belaka menjadi bagian hidup bagi para pengikut-Nya, benarkah pandangan seperti ini?
Pandangan seperti ini adalah pandangan egoistik, yaitu pandangan yang hanya menjadikan kematian Kristus sebagai alasan untuk menyenangkan diri sendiri.

Pandangan seperti itu tidak melihat makna dari kematian Kristus dalam kerangka kehendak Tuhan. Kematian Tuhan Yesus dalam rangka kehendak Allah yang lebih besar lagi untuk seluruh ciptaan-Nya. Itu berarti kematian Tuhan Yesus tidak berhenti pada para pengikut-Nya saja tetapi lebih dari itu.
Penderitaan dan kesulitan akan selalu menjadi bagian dari kehidupan setiap pengikut Tuhan Yesus. Itu sudah pasti. Yesus sendiri menjalani jalan salib. Tetapi bagaimana para pengikut Tuhan Yesus bersikap ketika penderitaan dan kesulitan datang? Itulah kunci menjadi pengikut Tuhan Yesus.

Mengapa aku takut? Kalau Tuhan Yesus bisa melewati Jalan Salib itu dengan baik, maka para pengikut-Nya pun tentu demikian. Saat ini, ketika kemerdekaan Indonesia belum memberikan apa yang dijanjikan dengan kemerdekaan itu, yaitu “kebebasan” bahkan yang dirasakan justru tekanan, penindasan, penderitaan dan kesulitan, janganlah berputus asa. Yakinlah ada rencana Tuhan yang lebih besar yang sedang disiapkan-Nya bagi kita di tengah bangsa tercinta ini.

KJ. 84: 2

Doa: Kuatkanlah kami ya Tuhan dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan, hambatan, penganiayaan, penderitaan dan kesulitan dalam hidup berbangsa kami

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 18/08/2011, in Sabda Bina Umat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: