Perempuan Dengan Kursi Lipat

Pemberlakuan Single Operation pada sistem perjalanan Kereta Api Jabodetabek membuat penumpang banyak pilihan. Meskipun pilihan itu tak menjadikan munculnya kenyamanan sepanjang perjalanan dari stasiun awal menuju stasiun tujuan. Bicara soal kenyamanan semua penumpang pasti mengharapkan perolehan hal tersebut. Akan tetapi sayang sekali guna memperoleh kenyamanan itu terkadang sebagian penumpang seolah lupa kalau kenyamanan yang dicari tidak perlu mengorbankan orang lain apalagi keadaan perkereta apian di Jabodetabek yang seperti dewasa ini.

Hari ini Kamis 7 Juli 2011 dengan 3 pilihan yang tersedia akhirnya saya menentukan pilihan untuk menumpang Commuter Line jurusan Depok – Tanah Abang. Pilihan untuk mencari kenyamanan sepanjang perjalanan akhirnya kandas. Pasalnya ada seorang perempuan muda berbaju hitam yang memaksakan diri untuk membuka kursi lipatnya persis disamping kiri kaki saya. Padahal saat itu posisi saya berdiri diantara gerbpong 1 dan 2. Meskipun sudah disampaikan alasan agar tidak menggelar Kursi Lipat, wanita dengan tas warna krem tersebut masih saja melakukannya. Alhasil sepanjang perjalanan ia duduk dengan kursi lipat diantara para penumpang laki-laki lain yang sedang berdiri bersesakkan. Sesekali terlihat para pria itu menahan tubuh mereka agar tidak tumbang menimpa perempuan dengan jam tangan perak dilengan kirinya. Untung saja meski kereta melaju cukup kencang pagi ini perempuan itu tidak tertimpa tubuh salam seorang penumpang.
Wah kenapa perempuan itu egois yah. Sayang sekali punya wajah menarik namun kelakuan minus. Sikapnya yang hanya ingin mencari kenyamanan ditengah ketidaknyamanan penumpang lain sungguh sangat disayangkan. Dalam pikiran dia mungkin yang penting diri sendiri orang lain biar saja. ”Emang gue pikirin”, begitu kali pikiran wanita itu.

Yah semoga suatu saat wanita itu sadar bahwa mencari kenyamanan tak perlu diperoleh dengan mengorbankan ketidaknyamanan yang tengah orang lain rasakan. Selamat Bekerja ya Bu sifat kelakuanmu semoga tak diturunkan ke anak cucumu sebab bisa berabe Indonesia bila semua penerus punya pikiran seperti engkau.

Terima kasih Tuhan kalau hari ini saya memperoleh lagi pembelajaran yang berguna buat bekal hidup didunia.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 07/07/2011, in ROKER. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: