Tembak Tepat (24)

Pengalaman hidup menghabiskan masa kanak-kanak hingga remaja tinggal di Kompleks Pasukan Elite ke-3 di dunia sedikitnya turut mempengaruhi jiwa dan perilaku saya. Itu mengakibatkan apa yang dipikirkan dan dilakukan biasanya menyerempet unsur berbau kemiliteran. Pengaruh itu rupanya hinggap pula ke dalam kehidupan saya saat melakukan pekerjaan diantaranya hinggap pula dalam hal pemilihan games untuk ITCC. Salah satunya adalah usulan untuk pengadaan permainan Tembak Tepat ini. Seingat saya tempo itu untuk menambah koleksi permainan di Training Center salah satu yang disetujui pengadaannya adalah Tembak Tepat. Permainan ini memang terinspirasi oleh atraksi yang sering ditampilkan oleh kalangan Militer saat perayaan Hari Ulang Tahun kesatuan mereka. Guna merealisasikan games ini maka diperlukan beberapa Pistol Mainan. Alat utama dari permainan Tembak Tepat adalah Pistol mainan anak-anak. Ukuran peluru yang dipakai juga seperti telur-telur cicak. Selain itu diperlukan juga beberapa tiang tempat menggantungkan sehelai kain yang bertuliskan sebuah kata pada setiap tiang. Jumlah tiang disesuaikan dengan kalimat yang akan dibentuk. Peserta akan diberikan kesempatan untuk melakukan Tembak Tepat setidaknya menghabiskan 5 peluru. Apabila pada kesempatan pertama berhasil menurunkan kain yang sudah dituliskan sebuah kata maka peserta itu dapat melanjutkan penembakan di tiang kedua begitu seterusnya hingga selesai. Namun jika tak berhasil peserta tersebut mesti digantikan oleh peserta lain. Fasilitator mesti menyediakan sedikitnya 3 Pistol mainan sekaligus agar peserta tak menunggu lama jika tiba gilirannya. Untuk membiasakan setiap peserta fasilitator dapat membiarkan peserta mencoba Pistol Mainan sehingga mereka dapat melakukan bagaimana mengokang pistol sebelum membidik dan menembak. Diusahakan agar setiap peserta dapat mencoba Games ini. Alasan mengapa games Tembak Tepat diperlukan karena dapat mengasah ketepatan dalam pengambilan sebuah keputusan. Esensi lain adalah Konsentrasi. Peserta yang akan melakukan penembakan mesti mampu berkonsentrasi penuh agar berhasil mengembangkan kain yang bertuliskan satu kata. Segala bentuk ekspresi teriakan peserta akan terdengar pada waktu bidikan peserta tepat mengenai sasaran. Melalui permainan ini setiap peserta juga akan dapat merasakan bagaimana memanfaatkan kesempatan yang diberikan guna mencapai sebuah tujuan dalam tugas dan pekerjaan. Pada waktu melakukan permainan ini peserta lain yang sedang dalam pengantrian sama sekali tidak diperkenankan berada dibelakang atau samping tiang bidik. Mereka akan diberikan tempat dalam jarak aman oleh fasilitator sehingga peluru yang terpantul atau yang tidak mengenai sasaran tak mengenai tubuh peserta. Fasilitator juga tidak perlu mengatur gaya penembakan peserta mereka cukup memberikan petunjuk mengenai cara menggunakan pistol mainan dan aturan do dan don’ts nya saja. Malahan perilaku yang diperlihatkan peserta akan sangat baik dalam pembahasan diakhir games saat debriefing. Kalau kata orang bijak let the mountain speaks.

Ingin seru-seruan, mari datanglah ke Indosat Training Conference Center Jatiluhur Purwakarta.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 07/06/2011, in Jenis Games. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: