Barongsai (23)

Ayo siapa yang belum pernah melihat pertunjukan Barongsai ? Pasti kebanyakan dari kita pernah menyaksikannya. Sejak kejatuhan Orde Baru tahun 1998 kesenian Tradisional dari Tanah Tiongkok ini kembali kerap dipertontonkan dimuka umum. Masyarakat dengan mudah dapat menonton Barongsai terutama pada saat perayaan Tahun Baru China atau momen-momen tertentu seperti pembukaan Mal atau gedung atau kantor perusahaan milik pengusaha dari negeri Chou Yun Fat ini.

Kemudahan dalam menyaksikan pertunjukkan Barongsai membuat lokasi Team Building seperti ITCC juga tak khawatir lagi menampilkan permainan Barongsai ini.

Persiapan untuk permainan ini tak terlampau sulit. Alat bantu Barongsai cukup sederhana. Sebuah topi pak tani disiapkan bagi setiap kelompok. Jikalau mungkin topi itu diwarnai dan diberikan hiasan dengan rumbai-rumbai. Topi ini akan dipakai oleh seorang peserta dalam sebuah kelompok yang berada di posisi terdepan. Bagi peserta yang menggunakan Topi diberikan pula sebuah senjata dalam bentuk benda tajam kecil yang akan digunakan sebagai alat tusuk bisa berupa jarum atau paku. Alat lain yang disiapkan adalah sebuah balon. Balon dililitkan pada pinggang bagian atas belakang seorang anggota kelompok yang berada di barisan paling akhir.

Jumlah peserta dalam satu kelompok bisa 12 hingga 15 orang. Area permainan yang dibutuhkan setidaknya seluas sebuah lapangan Bola Basket. Ini perlu sebab sewaktu games dimulai maka pergeseran dan perpindahan kelompok membutuhkan tempat yang agak luas.

Cara bermain Barongsai tidak terlalu susah. Peserta yang sudah terbentuk dalam sebuah Banjar Barisan akan saling menyerang kelompok lainnya. Obyek yang menjadi sasaran adalah sebuah Balon dari tiap kelompok yang menjadi lawannya. Setiap kelompok berlomba untuk memecahkan balon yang dililitkan dipinggang anggota kelompok yang berada pada bagian belakang banjar barisan setiap kelompok. Kelompok tidak boleh sampai tercerai berai. Apapun yang terjadi mereka harus berada dalam satu banjar barisan. Kelompok yang berhasil memecahkan Balon kelompok lainnya mereka dapat melanjutkan permainan untuk mencari kelompok lain. Sedangkan kelompok yang Balonnya telah dipecahkan oleh kelompok lain mereka mesti menyingkir dari arena permainan. Kelompok yang berhasil memecahkan Balon-balon milik kelompok lain dan bertahan hingga waktu bermain selesai tanpa terpecahkan Balon miliknya maka kelompok inilah yang akan dinyatakan sebagai pemenang.

Nilai-nilai yang dapat dipetik dalam permainan ini salah satunya adalah Kekompakan. Strategi juga dibutuhkan oleh masing-masing Kelompok agar terhindar dari penusukan Balon dari kelompok lain. Fisik yang prima juga diperlukan sebab setidaknya sewaktu permainan dimulai maka semua anggota kelompok mesti berlarian mencari dan menghindari ancaman dari kelompok lain yang berusaha memecahkan Balon miliknya.

Sebelum permainan dimulai ada baiknya kepada setiap peserta yang memegang benda tajam berupa Jarum atau Paku agar berhati-hati ketika bermain jangan sampai terkena peserta lainnya. Disamping itu seluruh peserta patut memperhitungkan faktor keselamatan dengan saling menjaga diri agar tidak terjatuh.

Ayo kita bermain Barongsai meskipun tak seperti Barongsai aslinya yang mesti loncat-loncat. ITCC Jatiluhur siap melayani anda semua.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 06/06/2011, in Jenis Games. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: