Blind Lead (12)

Segala ungkapan syukur mesti diungkapkan kepadaNYA sebab Allah memberikan kepada kita sebagai manusia yang serupa denganNYA. Melalui beberapa permainan pilihan kita akan dapat merasakan nikmat kesempurnaan itu sekalipun kadangkala tidak banyak manusia yang menyadari kelengkapan tubuhnya sangat berarti. Salah satunya mereka malah merusak apa yang sudah dimilikinya itu alih-alih mengikuti perkembangan jaman. Kali ini saya akan membahas sebuah permainan yang sarat dengan ungkapan syukur dalam insightnya. Nama gamesnya Blind Lead. Perlengkapan yang dibutuhkan hanya sebuah Blind Fold untuk masing-masing peserta. Jika belum memiliki yang permanen tak usah ragu untuk menggunakan media lain seperti Saputangan atau potongan kain seukuran sebuah kaca mata. Warna Blind Fold yang baik adalah Hitam. Games ini dapat dimainkan di dalam ruangan tertutup ataupun di area terbuka tergantung kebutuhan. Cara bermaina Blind Lead sangat mudah sekali. Peserta kita minta untuk berbaris bersyaf kemudian saling berhadapan. Pastikan semua telah memiliki pasangan masing-masing. Kita dapat meminta kepada peserta yang sudah memiliki pasangan untuk memperhatikan satu sama lain termasuk memastikan siapa yang akan ditutup matanya dan siapa yang akan menjadi pemandu. Apabila mereka telah selesai maka Blind Fold dapat diserahkan kepada pasangan yang akan memandu untuk dipakaikan ke rekannya. Sementara partnernya sudah ditutup matanya dengan Blind Fold peserta lain yang menjadi pengarah diminta berkumpul dibagian lain yang terpisah. Di tempat itu peserta akan memperoleh informasi dari fasilitator bagaimana permainan dilakukan. Tugas dari Pemandu adalah mengantarkan peserta yang ditutup matanya kesebuah lokasi yang ditetapkan. Pengarah diajak menyusuri rute yang akan dilewati bersama fasilitator. Aturan permainan yang mesti dipatuhi adalah mereka sama sekali tak diperbolehkan menyentuh apalagi memegang rekannya itu kecuali ada hal yang membahayakan dirinya. Peserta yang memandu mesti mampu menggunakan Bahasa Lisan membawa peserta yang tertutup matanya ke tempat yang ditentukan. Dalam perjalanan menuju ke titik finish bisa jadi telah disiapkan oleh fasilitator beberapa rintangan yang mesti dilalui. Larangan yang perlu diketahui oleh peserta adalah Leader tidak diperkenankan menggunakan kata Meloncat dan Melompat. Kata yang disarankan untuk dipakai adalah Melangkah. Apabila jumlah peserta ganjil makan ia dapat diminta untuk memainkan peran sebagai seorang penggoda atau penyesat. Tugasnya “turut“ memberikan arahan kepada peserta akan tetapi arah atau informasi yang menyesatkan. Sebelum bermain untuk menambah pacuan adrenalin minta peserta berdoa terlebih dahulu. Rute yang ditempuh sebaiknya disesuaikan dengan usia peserta agar tidak terlalu lelah, tapi tidak perlu jauh. Bila peserta sudah tiba di lokasi yang ditentukan, pilih sebuah tempat ketinggian sebelum “Blind Man“ diminta membuka Blind Foldnya. Mintalah peserta berteriak sekencang-kencangnya dan ingatkan mereka untuk mengucapkan terima kasih kepada rekannya yang sudah menjadi pemandu.

Esensi dari permainan ini adalah bagaimana peserta dapat menjadi seorang leader yang baik dengan memberikan instruksi, perintah atau arahan. Hal kedua yang dapat diangkat dari apa yang sudah dilakukan peserta yakni bagaimana fasilitator melihat masing-masing peserta yang dipandu memiliki kepatuhan terhadap petunjuk yang diberikan leader. Ketiga, fasilitator dapat menunjukkan kepada seluruh peserta betapa kita patut bersyukur sebab memiliki indra yang masih berfungsi dengan baik.

Blind Lead merupakan sebuah games yang dibuat untuk mengingatkan kepada kita agar senantiasa mengucapkan syukur terima kasih kepada Allah.

Ingin merasakan bagaimana Blind Lead ? Cobalah sekali tempo. Makna kehidupan sarat dalam games ini.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 28/05/2011, in Jenis Games. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: