Selamat Jalan Mas Adi

Dia adalah seorang pria yang sabar, sederhana dan penuh perhatian. Sosoknya saya lihat pertama kali tahun 1990 ketika masa Orientasi Pengenalan Kampus atau Ospek masih dijalankan. Membawa tas ransel dan perlengkapan mendaki gunung sepeti karabiner, webbing, dan lain-lain. Saat masuk ruang kelas ia menempatkan semuanya diatas meja yang sudah disediakan. Selanjutnya dia menerangkan segala hal mengenai Organisasi yang dipimpinnya. Senyum tipis dari raut wajahnya diberikan kepada setiap penanya yang nota bene adalah para mahasiswa baru. Saya adalah salah satu diantara mahasiswa yang dengan seksama mendengarkan penjelasannya. Kalau tidak salah ingat ia juga hadir bersama mas Dewantoro juara Kebut Gunung pada masanya ditahun itu. Hingga saat ini saya masih menyimpan lembaran sosialisasi Mapala 17 yang dibagikan ketika itu. Saat itu juga saya menulis formulir pendaftaran menjadi anggota Mapala. Harapannya agar bisa menjadi seperti mas-mas yang sudah merepresentasikan apa dan bagaimana UKM Mapala.

Itulah masa dimana saya pertama kali mengenal dirinya. Sosok yang penuh keramahan dan mau membantu siapa saja yang mengalami kesulitan. Saya seringkali menginap dirumahnya di Jalan Barito Cimanuk V No. 1. Berbagai kegiatan saya lakoni bersamanya mulai dari Hiking Boja-Bandungan yang merupakan kegiatan wajib untuk menjadi anggota Mapala. Setelah itu berbagai pendakian saya ikuti bersamanya dibawah kepemimpinannya. Mulai Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, Gunung Lawu. Semua dilakukan bersama dirinya yang selalu membawakan tas ransel milik rekan wanita.

Aura dalam dirinya seolah mampu menyihir semua orang yang mengenalinya. Dia adalah figur panutan bagi siapa saja yang menjadi anggota Mapala. Tak hanya di Mapala, kiprahnya di UKM Menwa juga tertoreh dengan tinta emas. Keterlibatannya dalam kedua UKM itu sungguh tak ternilai meskipun statusnya sudah bukan mahasiswa lagi ia tetap dengan sukacita memberi bantuan tenaga dan pikiran. Saya masuk Menwa juga salah satunya diinspirasi oleh dia yang kini sudah tak bersama dengan kita lagi. Kebaikannya pada semua orang takkan pernah terbalaskan hanya dengan sebuah ungkapan terima kasih dari kita yang pernah bersamanya. Doa kita semua baginya kiranya dikabulkan oleh yang Maha Kuasa. Biarlah Tuhan menyambutnya di Taman Firdaus karena perbuatan dan kebaikannya selama hidup di dunia ini.

Kepergian dirimu cukup mendadak mas. Kabar kami terima hari Kamis pagi hari yang menginformasikan kalau dirimu mengalami koma karena kecelakaan. Sedang kami mencari berita lanjutan rupanya Tuhan mempunyai rencana lain. Ia memanggilmu dalam ketidaksadaran dirimu sejak sehari sebelumnya.

Buat saya inilah sebuah cara mengenang budi baikmu pada saya dan teman-teman baik di Mapala maupun Menwa.

Meskipun tak sempat saya mengantarkanmu ke tempat peristirahatanmu yang terakhir di Demak karena waktu dan jarak namun kenangan bersamamu akan selalu ada dalam hati ini.

Maafkan saya jika belum dapat maksimal membantu permintaanmu kepada saya memberikan salah seorang saudaramu sebuah pekerjaan.

Selamat Jalan Mas Adi Susetyo doa kami untukmu selalu.

In memory of Mas Adi Susetyo my brother in Mapala 17 & Menwa Batalyon 915

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 13/05/2011, in MENWA. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. hennie astuti

    Mas adi, aku salah satu yg selalu ngrepotin dirimu dgn ranselku kala naik gunung padahal bawaanmu aja sdh banyak. Namun kamu selalu dgn sukacita membantu dgn bonus cengiran khasmu yg ada kumis tipisnya. Huuuffftt, sangat2 gak nyangka kamu pergi meninggalkan kami secepat itu. Masih teringat kita kemping bareng, makan bareng, cekakak cekikik dgn joke2 yg terkadang porno. Msh inget juga ketika aku gak kuat naek Gn Merbabu, kamu tetap menyemangatiku tapi tetep aja aku ndlosor…nyerah Maaaasss, cuapeee..

    Apapun kebaikanmu itu semoga dapat balasan yang indah dari Gusti Allah, Mas. Maaf, aku gak bisa melihat jasadmu dan mengantarmu ke peristirahatan terakhirmu. Doaku untukmu, semoga Surga adalah tempatmu kini. Amin Ya Rabbalalamin..

    • nuraini baroroh

      Sobat, seandainya semua cerita tentang alm. mas adi bisa ditulis sy yakin takkan ada lembar kertas yang cukup menampung semuanya.

      Ada cukup byk cerita sy alami bersama beliau semasa aktif di mapala maupun setelahnya.Disini ingin sy bagikan satu persatu. Semoga sobat yg lain juga akan share cerita masing2

      Ada 1 cerita lucu,saya ingat betul ketika beliau menjabat ketua Mapala’17,1992 beliaulah yang merintis pembuatan Kartu Tanda Anggota. Yang lucunya walaupun saya bukan sekretaris mapala’17 tapi mas adi minta saya menuliskan nama satu persatu teman Mapala’17 di KTA..mungkin krn tulisan tangan saya bisa nenandingi kerapihan mesin ketik pada jaman itu?? ..hahaha..yaah maklumlah era jadul. Tapi yg pasti waktu yang mepetlah penyebabnya.

      Alhasil dalam waktu 2 hari KTA tulisan tanganpun jadi, lengkap dengan laminatingnya. Bagi anggota Mapala’17, KTA tsb sangat berkesan…terutama sy (krn tusan tangan sendiri..wkwkwk narsis.com) KTA itu ditandatangani beliau tgl 14 mei 1992. Sy masih menyimpannya.NPA saya 91338310.

  2. Henni makasih atas sharingnya. Untuk Nuraini, sy juga masih menyimpan KTA tulisan tanganmu….terima kasih semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: