Pagi Bahagia Malam Kesedihan

Sabtu 7 Mei 2011, saya berkesempatan melihat dan merasakan 2 perasaan yang berbeda satu dengan lainnya. Keduanya saling bertolak belakang. Pada pagi hari saya boleh menyaksikan peristiwa bahagia dari sepasang kekasih yang mengikat janji dihadapan Tuhan dan jemaatnya. Saya bersama beberapa anggota Majelis lain di Bajem 1 Sinar Kasih boleh melayani sepasang insan manusia yang memulai kehidupan baru sebagai sebuah keluarga. Meski berasal dari 2 buah budaya yang boleh dibilang bertolak belakang namun jikalau Tuhan yang berkehendak maka semua rintangan akan terlampaui. Hari itu saya berkesempatan untuk kedua kalinya dalam pelayanan pemberkatan nikah kudus boleh menumpangkan tangan kepada pasangan yang diberkati Tuhan. Tanggung jawab sebagai pelayan Tuhan semakin bertambah. Paling tidak mesti menjadi contoh teladan bagi pasangan yang baru diteguhkan tersebut. Kedua mempelai bersama keluarga besar masing-masing terekam dalam kamera senang dan bahagia, satu per satu rangkaian acara boleh berjalan dengan baik. Apalagi orang tua mempelai wanita terlihat bersukacita sebab akhirnya anak gadisnya disunting seorang pria yang akan membawanya pergi keluar dari rumah yang selama ini membesarkannya. Usai pemberkatan mulai jam 13.00 resepsi pun dilakukan di rumah mempelai wanita. Musik kencang, lagu-lagu dinyanyikan baik oleh keluarga dan tamu undangan membuat suasana semakin penuh dengan kesukacitaan.

Masih pada hari yang sama di belahan bagian Depok lainnya pada sebuah keluarga, kedukaan sedang menyelimuti mereka. Seorang anak lelaki yang dikasihi keluarga dipanggil Tuhan. Almarhum meninggal karena sakit kanker. Oleh karena masih berada pada pelayanan Bajem 1 Sinar Kasih, saya berkesempatan mengikuti Ibadah Syukur Penghiburan pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB. Seorang warga jemaat telah dimuliakan Tuhan. Almarhum dipanggil Tuhan dalam usia yang boleh dikatakan produktif, 33 tahun. Almarhum pada saat masih dirawat di rumah sakit Dharmais pernah mendapat kunjungan oleh salah seorang pendeta. Dalam percakapan almarhum masih bersemangat untuk mengikuti pembinaan sidi baru. Janji diri almarhum kepada Oma atau mamanya untuk mengajak tamasya atau jalan-jalan tak kesampaian. Sampai-sampai pelayan firman yang menceriterakannya juga tak kuasa menahan tangisnya. Tuhan berkata lain. Dalam usianya yang belum genap 35 tahun, lelaki bujangan itu kini telah duduk disorga sana. Meski malam itu tak ada tangis keluar lagi dari mata keluarganya namun pakaian hitam-hitam rasanya sudah merefleksikan perasaan apa yang kini dirasakan.

Sepanjang hari Sabtu itu saya mesti dengan cepat merubah situasi. Dari suasana sukacita, gembira berubah menjadi kesedihan. Saya merasakan bagaimana bahagianya kedua orang tua mempelai dan mempelai sendiri ketika prosesi pemberkatan nikah telah berlangsung dengan baik dan lancar. Sementara pada malam harinya, suasana berubah 180 derajat. Meski masih ada canda tawa dirumah keluarga alharhum namun suasana duka sedih melanda. Klop lah satu hari ini memperoleh 2 berkat sekaligus. Kebahagiaan dipagi hingga menjelang siang hari. Kesedihan terjadi pada malam hari. 2 situasi yang sama sekali bertolak belakang.

Potret kehidupan nyata yang kadangkala kita akan jumpai di kehidupan sehari-hari. Gembira sedih silih ganti memasuki kehidupan manusia. Kata kidung jemaat hidup ini bagaikan kembang.

Selamat Berbahagia buat pasangan yang diberkati. Dan Selamat jalan buat seorang lelaki yang disayang mamanya. Pagi bahagia Malam kesedihan, Tuhan Memberkati !

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 08/05/2011, in Pelayanan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: