Janji Manis Allahku

Kamis 31 Maret 2011 saya menerima banyak sekali electronic mail atau surat elektronik yang isinya salam perpisahan dari rekan-rekan yang mulai 1 April 2011 sudah tak bekerja lagi di perusahaan tercinta. Beberapa undangan makan siang dalam rangka perpisahan pun diterima silih ganti berdatangan. Hari-hari menjelang 1 April 2011 merupakan hari bersejarah tak hanya bagi tiap karyawan akan tetapi juga buat perusahaan. Sebuah langkah telah diambil untuk mempersiapkan perusahaan menghadapi persaingan ketat dewasa ini.

Seolah sudah menyetel dengan situasi yang sedang terjadi, pada hari Minggu 3 April 2011 kemarin saya memperoleh sebuah kekuatan. Kekuatan abadi yang tak pernah akan diperoleh melalui media lain yaitu kekuatan dari Tuhan. Kekuatan yang senantiasa akan memberikan sebuah kepastian ditengah ketidakpastian yang sedang terjadi.

Pelayan Firman pada kesempatan khotbah sungguh memberkati setiap jemaat yang hadir pada Minggu pagi itu. Apa yang disampaikan oleh pendeta dari Kostrad itu menguatkan saya lagi. Ia menerangkan ada banyak tokoh alkitab yang sejarah kehidupannya dapat dipetik oleh semua jemaat dalam menghadapi peristiwa sehari-hari yang dihadapi. Sebut saja Abraham, Yakub, Daniel dan lainnya. Masing-masing dijelaskan olehnya. Khusus untuk situasi yang boleh dikatakan serupa meski tak sama seperti yang dikemukakan waktu itu, dalam konteks pergumulan yang sedang dihadapi saya memilih tokoh Abraham. Ia sepertinya cocok buat dijadikan teladan. Semua mengetahui dengan baik bagaimana Abraham pergi meninggalkan tanah yang didiami. Beliau tetap saja patuh taat pada janji yang diberikan Allahnya meskipun dia sama sekali tak tahu akan dibawa kemana perjalanan kehidupannya. Janji Allah akan memberikan tanah kepadanya dipegang teguh. Abraham sama sekali tidak mempedulikan akan seperti apa nasib atau kehidupan yang akan ia hadapi. Pada waktu Allah memerintahkannya untuk pergi, dia hanya melakukannya tanpa menanyakan kemana tujuannya. Padahal ketidakpastian akan masa depan adalah suatu hal yang secara manusiawi akan dirasakan olehnya juga. Ia juga harus meninggalkan semua apa yang dimilikinya untuk memenuhi perintahNya. Seluruhnya ia jalani tanpa mempedulikan semua ketidakpastian dalam hatinya. Satu hal yang ia pegang dalam menjalankan perintah Allah adalah ada sebuah Janji indah yang diberikan penciptaNya bagi dia.

Ada 2 hal penting yang dapat di petik ; Ketaatannya kepada perintah Allah PenciptaNya. Hal itu dapat dijadikan contoh teladan. Insight kedua yang diperoleh adalah Ketidakpedulian dirinya terhadap adanya ketidakpastian yang akan dihadapi dikesampingkan olehnya. Dia tak peduli kesangsian dari dari dalam dirinya atau orang lain. Ia pegang teguh Janji Tuhan yang akan memberikan Tanah Perjanjian.

Ketaatan dan Ketidakpedulian Abraham ini akan menjadi pelajaran berharga. Saya mengambil tokoh Bapa Orang Beriman dalam menghadapi peristiwa yang sedang berlangsung. Ketaatan kepada keputusan untuk tetap bekerja di perusahaan merupakan sesuatu yang tak hanya mesti dipatuhi akan tetapi patut disyukuri juga. Sedangkan Ketidakpedulian akan kesangsian baik dari dalam diri maupun lingkungan yang terkadang menggoda keteguhan hati untuk menolak yang cukup besar sudah seharusnya tak perlu di perhitungkan. Fokus saja kepada Janji Tuhan bahwa DIA akan memberikan masa depan yang lebih baik. Ada sebuah rencana Allah yang sedang disiapkan. Oleh karena itu mulai Minggu yang baru ini dirasakan perlu untuk senantiasa memperteguh Ketaatan kepada Allah Pencipta.
Godaan untuk berhenti mesti tidak dipedulikan agar Janji Tuhan diperoleh. Ketidakpedulian terhadap janji manis lain yang didengar dan dijumpai mesti ditegakkan sehingga Janji Allah yang menyiapkan masa depan penuh sukacita dan kebahagiaan diterima bersama keluarga.

Terima Kasih Tuhan Engkau telah menguatkan melalui firman pada Ibadah Minggu Pra Paskah III lalu.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 04/04/2011, in Pelayanan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: