Ice Breaking Boot Camp

Kamis-Jumat/ 24-25 lalu saya mengikuti sebuah workshop di Ciawi Bogor. Workshop yang mengambil tema Ice Breaking ini hanya diikuti oleh 6 orang peserta saja. 2 orang dari Mandiri Syariah dan masing-masing 1 peserta dari Sun TV, Perusahaan Pharmasi serta CIMB Niaga.

Melalui kegiatan ini para peserta dapat memperoleh sebuah gambaran mengenai bagaimana memahami bahwa sesungguhnya yang namanya Ice Breaking merupakan sebuah kunci sukses berlangsungnya pelatihan. Jika selama ini Ice Breaking dianggap hanya sebagai sebuah selingan untuk maka hal itu sedikit keliru.

Secara singkat tujuan dari penerapan ice breaking adalah bagaimana peserta yang tidak saling mengenal akan lebih mengenal, peserta belum connect dengan pelatihan akan menjadi lebih connect, dari suasana bosan menjadi bergairah dan akhiran cape’ deeh akan menjadi AaHa, merupakan sebuah klimaks kesuksesan sebuah pelatihan.

Secara umum dunia Ice Breaking itu terbagi menjadi 6 (enam) bagian yakni :

1. ENERGIZER AND TENSION REDUCERSS
Pemicu semangat kerja dan penurunan ketegangan
2. FEED BACK AND DISCLOSURE
Umpan Balik dan pengungkapan
3. GAMES AND BRAINTEASERS
Permainan dan Penggelitik Otak
4. GETTING ACQUANTED
Perkenalan monyet
5. OPENERS AND WARM-UPS
Pembuka dan penghangatan
6. PROFESSIONAL DEVELOPMENT TOPICS
Topik pengembangan profesional

Sedangkan Ice Breaking itu sendiri memiliki 3 (tiga) tahapan dalam menjalankannya yaitu :

1. Tahap Pemulaan
2. Tahap Bermain
3. Tahap Refleksi

Pada pelaksanaan pelatihan ini peserta diajak untuk mampu menggunakan Komunikasi Efektif dalam menjalankan sebuah Ice Breaking dalam sebuah pelatihan. Sebagai contoh dalam penggunaan kata Tua akan lebih efektif bila diganti dengan kata atau kalimat lain seperti Yang Lahir Duluan. Dalam workshop ini pemateri juga memberikan puluhan jenis ice breaking ; untuk permulaan pertengahan dan penutupan sebuah pelatihan.

Selain itu dalam workshop ini peserta juga diajarkan mencetak Foto Imajiner, dimana setiap peserta nantinya akan mampu mencetak lingkungan fisik kelas belajar dan interaksi pemateri – peserta pada saat pelatihan berlangsung.

Setelah mampu membuat Foto Imajiner, peserta akhirnya dapat Unjuk Karya juga dalam merepresentasikan apa saja yang telah diperoleh selama pelatihan Ice Breaking ini termasuk untuk Menulis Efektif sebuah jenis permainan.

Workshop ini telah membuka pemahaman dan pikiran bahwa peran ice breaking dalam sebuah pelatihan sungguh nyata penting dari sekedar selingan penyemangat.

Pemilihan dan pelaksanaan ice breaking yang dilakukan secara tepat
akan dapat memastikan para peserta mau dan mudah menerima segala macam informasi atau keterampilan yg diberikan. Hal itu dikarenakan Ice Breaker dirancang untuk menjadikan belajar lebih mudah
bagi para peserta sebuah pelatihan.

Ice Breaker merupakan sebuah metode yang memungkinkan seorang fasilitator untuk mengembangkan interaksi, merangsang berpikir kreatif, menantang asumsi-asumsi dasar, menggambarkan konsep-konsep baru serta memperkenalkan bahan yang spesifik dalam belajar.

sumber :Ice Breaking Boot Camp/24-25 Maret 2011

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 29/03/2011, in Office. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: