Gangguan Lagi

Mengawali kerja di Minggu yang baru pada hari Senin 15 Nopember 2010 tak terkecuali saya, seluruh pengguna Kereta Api Jakarta-Depok-Bogor mengalami keterlambatan. Betapa tidak mulai Stasiun UI hingga Pasar Minggu menuju Manggarai terjadi gangguan sinyal. Alhasil perjalanan yang seharusnya ditempuh pagi itu selama 45 menit, hari ini terpaksa memakan waktu lebih dari satu jam. Entah karena feeling so good, pagi buta sudah berangkat. Setibanya di Stasiun Depok kereta AC Ekonomi yang hendak saya tumpangi belum muncul. Tak lama setelah itu kereta itu baru kelihatan. Pertama kali merasa lega sebab tadi sudah pesimis apakah dapat mengejar waktu atau tidak. Pada waktu kereta mulai berjalan dan tiba di stasiun UI barulah penyakit lama Kereta Api kambuh. Gangguan sinyal terjadi lagi mulai stasiun UI hingga Manggarai. Jadilah semua penumpang menggerutu. Tak hanya dalam gerbong hingga diruangan pun obrolan masih seputar gangguan kereta hari ini. Saya termasuk yang beruntung karena menumpang kereta pagi itu. Entah akan tiba jam berapa bila tetap menggunakan kereta yang biasanya ditumpangi pukul 06.25. Rekan seruangan sampai pukul 08.30 sebab ia naik taksi dari UI. Seorang lain dari Bogor baru tiba pukul 09.30an. Ketika sore hari menjelang rupanya gangguan sinyal masih belum teratasi. Penumpang kereta dari tujuan Depok diijinkan menaiki kereta jurusan Bogor. Perjalanan dari Gambir ke Manggarai sebenarnya relatif lancar namun sewaktu tiba di Manggarai setiap kereta mesti mengantri memasuki Jalur Pasar Minggu – UI – Depok. Sampai kapan yah para pengguna jasa kereta api akan mengalami hal seperti ini. Entah telah berapa kali saya posting diblog keluhan terkait pelayanan kereta. Masakan hanya untuk memperbaiki gangguan seperti ini yang terjadi tak hanya berulang dan terus dan lagi serta lagi. Manajemen penanganan gangguan di kereta seharusnya bukan hanya diperbaiki bahkan diganti. Saat ini yang dapat dilakukan oleh Manajemen hanyalah meminta maaf dan maaf. Sampai kapan maaf melulu akan diucapkan melalui pengeras suara. Ada baiknya pihak kereta api dapat memutarkan lagu atau musik untuk menenangkan semua penumpang di dalam gerbong yang sedang berhimpitan. Tambah lagi penumpang yang tak tahu diri masih saja duduk di lantai gerbong sementara lainnya untuk berdiri saja susah. Tak ada toleransi sama sekali. Elo eloe gua gua kira kira prinsipnya seperti itu. Atau emang gua pikirin.
Anyway saya bersyukur sebab hari ini meskipun keretanya terlambat saya merasa diberkati Tuhan sebab IA seolah membisikkan kepada saya pada saat saya bangun pagi tadi agar pergi kekantor lebih pagi dari biasanya. Terima kasih pada DIA karena saya tidak mengalami kesusahan berlebihan seperti yang dirasakan banyak orang hari ini tak hanya pagi namun juga di sore hari usai bekerja. Kereta Bogor yang saya tumpangi tak terlalu lama menunggu antrean di Pasar Minggu. Ketika ini ditulis waktu menunjukkan pukul 17.55 dan saya sudah melewati Stasiun Tanjung Barat menuju UI. Tepat jam 18.05 kereta Bogor yang saya tumpangi tiba di Depok. Terima Kasih penyertaanMU senantiasa kurasakan dalam setiap langkah hidup dan nafas yang kuhirup. Terpujilah TUHAN Halleluya Amin.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 15/11/2010, in ROKER. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: