Oomwil Duduk Bareng Nadine “Putri Indonesia“ Chandrawinata

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Kamis 4 Nopember 2010 sebuah catatan penting dalam perjalanan hidup terjadi. Bila biasanya saya termasuk salah satu dalam susunan kepanitiaan namun pada saat itu agak berbeda. Saya memperoleh kesempatan untuk menjadi salah satu nara sumber dalam acara Knowledge Cafe ke 22 bersama Kepala Divisi Business Development. Menurut salah seorang panitia yang menghubungi, saya terpilih menjadi nara sumber sebab saya dinilai konsisten dalam menyumbangkan tulisan di Ice Cube. Kerja bareng antara Divisi Learning & Development dan Divisi Business Development kali ini menampilkan bintang tamu Nadine Putri Indonesia Chandrawinata. Topik hangat yang diambil sebagai tema Knowledge Cafe hasil kerja bareng 2 divisi ini adalah Katakan Dengan Blogging. Panitia pada kesempatan sore hari itu menyediakan juga beberapa doorprize kepada peserta yang hadir di lantai 4 Podium depan.

Ruangan yang dihiasi juga dengan beberapa spanduk IM3 MU24H terpampang disekeliling ruangan menambah keramaian acara Knowledge Cafe ini. Suasana santai terekam jelas sepanjang berlangsungnya acara. Ini bisa jadi disebabkan oleh penyusunan tempat duduk dengan model round table layaknya sebuah cafe. Meja bundar dibalut taplak warna putih membuat suasana hati peserra yang penat karena pekerjaan hari itu seolah hilang ketika memasuki ruangan dan duduk dikursi yang terbungkus kain putih pula. Bintang tamu Nadine Chandrawinata sore itu juga dalam kostum santai. Ia tampil dengan mengenakan celana jins warna abu-abu dan selendang putih membalut tubuhnya yang jangkung. Sesekali sewaktu menjawab setiap pertanyaan peserta ia terlihat tertawa renyah. Ia juga penuh antusias menceriterakan bagaimana pengalaman yang pernah ia lakukan terutama ketika diving di beberapa kota bagian Timur Indonesia yang selanjutnya dituliskan pada blog pribadinya. Beberapa tips juga diberikan kepada peserta yang hadir sore itu. Tampil bersama seorang Putri Indonesia dalam sebuah forum resmi diperusahaan merupakan anugerah buat saya. Hal itu merupakan kejutan bagi kehidupan saya. Tak pernah menduga sebelumnya akan menerima kehormatan seperti itu. Semua boleh dikatakan terjadi hanya karena menulis. Ini adalah buah tuaian dari taburan yang selama ini dikerjakan. Taburan ketikan jemari tangan melalui laptop atau blackberry membuahkan hasil juga. Padahal ketika memulai menulis saya sama sekali tak pernah terbersit dalam pikiran akan memperoleh sesuatu dengan melakukannya. Kata Andreas Harefa menulis adalah praktek dan itu yang selalu saya ingat. Terlebih lagi menulis adalah passion bagi saya. Kepala rasanya berat bila saya melihat, merasakan, mendengar, dan melakukan sesuatu tetapi tak dituangkan dalam tulisan. Sekali lagi hasil taburan dalam sebuah konsistensi padwa waktu melakukan ketikan menuaikan buah penghargaan yang manis. Oom Wil duduk bareng bersama Putri Indonesia Nadine Chandrawinata. Ungkapan syukur patut diluncurkan bagi Tuhan yang Maha Kuasa sebab sebuah talenta yang ia berikan telah menghasilkan. Terima kasih juga buat Pencetus Ide dan teman-teman di Divisi Business Development yang telah susah payah membuat Ice Cube sebagai tempat penyaring ide ide cemerlang di perusahaan. Akhir ketikan pagi ini saya tutup dengan doa kiranya Talenta yang sudah Tuhan berikan akan tetap terus saya pakai hingga akhir menutup mata.

Ketika sedang mengetik tulisan ini berita Merapi meletus lagi. Dari salah satu stasiun televisi terekam banyak korban berjatuhan. Tak lupa saya juga menyampaikan empati buat korban gunung Merapi yang kembali meletus dini hari tadi. Tangan Tuhan sedang merenda sebuah karya agung yang mulia. Mari kita doakan mereka. Dan marilah juga kita mendoakan agar para wakil rakyat yang tak memiliki perasaan apapun bagi korban di Merapi tersadarkan. Bisa jadi dalam pikiran mereka yang berdasi dan suka tidur dalam sidang itu “Ah kami sudah memberikan sumbangan” padahal bukan itu yang semata mata diharapkan. Empati terhadap peristiwa bencana Merapi itu yang diharapkan. Tapi biarkanlah sebab mereka telah buta mata dan hati. Kiranya Tuhan mengampuni apa yang telah mereka perbuat.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 04/11/2010, in Office. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: