Baru Ngeliat Roker KRL bayar Borongan


Jumat sore seperti biasa saya menumpang kereta api untuk kembali kerumah. Hari ini kereta terlambat lagi. Sayapun memilih ikut kereta ke kota terlebih dahulu. Biar dapat tempat duduk begitu pikirku. Selepas stasiun Juanda saya melihat petugas mulai memeriksa karcis. Para penumpangpun satu demi satu mengeluarkan karcis yang telah dibelinya. Ketika kereta tiba di Kota banyak penumpang yang berhamburan naik berusaha mencari tempat duduk. Sebagian lagi seolah sudah pasrah dan langsung mencari tempat untuk membuka kursi lipatnya.

Tak lama kemudian terdengar informasi bahwa kereta yang saya tumpangi aman untuk berangkat. Dari sinilah saya mulai mencium sesuatu yang tak beres. Ada seseorang dengan jaket hitam mengutip uang dari penumpang yang sepertinya telah ia kenal. Saya tak melihat besarnya uang yang diterima sebab diserahkan dengan sembunyi sembunyi. Seorang penumpang yang sedang berdiri didepan saya sempat bertukar nomor handphone sembari memberikan sesuatu kepada orang berjaket itu. Saya berpikir siapa orang itu dan untuk apa uang yang diterima secara sembunyi itu. Manakala petugas memulai lagi pemeriksaan tiket, lelaki berseragam itu tidak melakukan pengechekan karcis. Kepada kelompok ini sama sekali tidak dilakukan. Ini semakin memperkuat dugaan saya bahwa something fishy terjadi diatas gerbong. Mudah mudahan mereka yang tak diperiksa karcisnya bukan penumpang gelap. Akan tetapi tetap saja melanggar bila mereka benar tak memiliki karcis atau membayar dengan carta borongan.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 15/10/2010, in ROKER. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: