General Chek Up

Hari Jumat 24 September 2010 lalu saya berkesempatan untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan berkala atau disebut General Chek Up atau sering pula dikenal Medical Check Up. Kali ini saya memutuskan menjalaninya di sebuah rumah sakit besar di bilangan Jakarta Selatan.

Setibanya di rumah sakit, saya langsung menuju ke lantai 2 dimana ruang Medical Chek Up berada. Sebuah sapaan dan senyum manis menyambut kedatangan saya di ruangan yang terkesan eksklusif. Suhu dingin di seantero ruangan menambah kenyamanan bagi siapa saja yang datang. Dua orang resepsionis atau petugas pendaftaran duduk bersebelahan melayani. Di hadapan mereka sebuah komputer terlihat sebagai alat kerja mereka. Pada samping kiri terlihat ruang makan sementara dibagian kanan dari balik kaca bening terbaca tulisan “Laboratory” dengan pintu terbuka. Dua orang wanita yang melayani berkaca mata minus dengan dandanan yang sederhana. Penampilan keduanya semakin menarik dengan baju seragam mereka yang menambah manis senyum yang diberikan.

Dalam pikiran saya pasti rekan-rekan sekantor sudah hadir sebab hari itu waktu sudah menunjukkan pukul delapan lewat. Rupanya dugaan saya keliru. Rekan karyawan yang datang baru satu orang. Setelah dilakukan konfirmasi ulang mengenai data-data pribadi, saya diminta untuk ke kamar ganti. Sambil melingkari lengan saya dengan sebuah gelang warna biru muda bertuliskan nama, jenis kelamin dan data kelahiran, wanita muda ini juga menjelaskan kepada saya perihal tata cara pengambilan urine dikamar ganti.

Dengan membawa sebuah kunci yang diikat dengan gantungan id card berwarna merah, saya menuju kamar ganti yang letaknya kurang lebih 10 langkah dari meja resepsionis. Kunci loker nomor 14 pun saya buka. Didalamnya terdapat sebuah kimono warna putih dan sepasang sendal warna coklat muda terbungkus plastik putih bening serta sepasang kaos kaki putih.

Saya pun lantas berganti pakaian didalam kamar mandi sambil mengeluarkan urine. Sesuai dengan petunjuk, saya menaruhnya kedalam sebuah media sejenis botol kecil seukuran telunjuk orang dewasa. Kemudian saya meletakkan urine yang sudah dimasukkan kedalam botol plastik kecil itu kedalam sebuah keranjang warna biru disamping wastafel. Di keranjang itu telah ada 3 buah botol berisi urine milik orang lain. Melihat hal itu saya pun berpikir dalam hati. Bagaimana jika ada seseorang yang menukarkan urine dirinya dengan urine orang lain. Atau misalnya dia sudah membawa urine orang lain kemudian menuangkannya ke botol yang disediakan rumah sakit. Meskipun resiko itu sangat riskan sekali namun bukan berarti tak mungkin terjadi. Bisa saja toh misalnya ada orang yang iseng. Ini membuat saya sedikit kurang nyaman.

Menurut hemat saya sebaiknya pihak rumah sakit menyediakan tempat lain tidak menggunakan cara sedemikian itu. Mesti dicarikan cara lain yang lebih membuat nyaman. Salah satunya misalnya pasien membawanya sendiri kemudian diserahkan ke sebuah loket misalnya.

Selain hal penempatan botol itu tak ada soal lain yang membuat saya tak nyaman. Mulai dari tempat parkir hingga pelayanan para suster di ruang medical chek up serupa. Penuh senyum ramah. Nyaman sekali. Para suster juga saling bekerja sama satu sama lain melayani kami semua pagi itu. Tak jarang mereka mengajak becanda setiap pasien yang dilayani. Seperti saat saya menanyakan kenapa sekarang pasien yang datang diberikan gelang. Oleh suster yang akan mengambil darah ia mengatakan sambil becanda, ” Biar Bapak gak kabur.” Padahal itu untuk membedakan siapa saja yang boleh makan dan tidak, sebab kadang ada pengantar yang juga ikut-ikutan makan atau sarapan.

Ada 3 hal yang saya diperoleh hari itu. Pertama saya berharap semoga saja hasil medical chek up tahun ini normal-normal saja. Kedua, pelayanan di rumah sakit ini cukup baik dan ketiga kerja sama diantara mereka juga terlihat baik. Hal itu membuat setiap orang yang hadir di lantai 2 untuk medical chek up merasa nyaman.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 25/09/2010, in Office. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: