Kereta Khusus Perempuan & Inkonsistensi Pelayanan KA

Memasuki hari ke-9 puasa Ramadhan, PT. Kereta Api Indonesia Jabodetabek membuat gebrakan baru. Perusahaan layanan publik satu-satunya di perkereta apian meluncurkan layanan gerbong khusus wanita. Pada setiap rangkaian kereta Ekonomi AC dan Ekspress AC, terdapat 2 buah gerbong khusus diisi oleh penumpang berjenis kelamin wanita. Gerbong itu terdapat di Gerbong 1 dan Gerbong 8. Mulai Kamis 19 Agustus 2010 kemarin, pemberlakuan Gerbong Khusus Perempuan dilaksanakan. Hal ini cukup mendapat respon yang baik. Betapa tidak ditengah maraknya kasus pelecehan seksual diatas angkutan umum yang kerap terjadi, apa yang dilakukan PT. KAI cukup membuat para wanita tak lagi memiliki rasa khawatir yang berlebihan manakala akan menggunakan angkutan publik.

Peluncuran penerapan gerbong khusus perempuan ini pas waktunya. Selain itu sosialisasi juga dilakukan dirasakan cukup baik. Penumpang dapat mengetahui melalui spanduk dan stiker yang ditempel di dekat pintu masuk gerbong yang dimaksud. Sayangnya belum semua gerbong ditempeli stiker dimaksud meskipun pada setiap gerbong terdapat 2 orang petugas keamanan berpakaian safari biru-biru menjaganya.

Apa yang dilakukan oleh KAI sebaiknya ditunggu lagi efektifitas dan konsistensinya. Sebab dalam hal pelayanan Public Announcement saja kadang dilaksanakan kadang juga tidak. Tidak diketahui apakah tergantung petugas atau keretanya. Apakah petugasnya enggan atau alat PA nya rusak sehingga tak dijalankan. Seperti peristiwa yang saya alami kemarin saat pulang kantor menggunakan kereta sore menjelang malam. Alangkah baiknya krew KA dapat menyampaikan informasi kepada seluruh penumpang mengenai waktu berbuka. Kemarin sore itu sama sekali tidak ada informasi mengenai ucapan selamat datang di kereta, lokasi stasiun tujuan dan terutama sekali tidak ada informasi apakah saat buka telah tiba. Hal tersebut membuat penumpang yang akan berbuka saling tengok kiri dan kanan, melihat jam masing-masing dan ada pula yang menengok keluar jendela. Untungnya ketika kereta berhenti menunggu antrean di Manggarai, terdengarlah suara adzan dari sebuah masjid. Semua penumpangpun tersenyum lega sembari mengeluarkan minum dan makan masing-masing dari tas mereka.

Alangkah bahagianya penumpang apabila pada saat itu ada informasi dari petugas KAI melalui Public Announcement yang tersedia di Kereta. Menyenangkan penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa tentunya akan menambah amalan bagi mereka yang melakukannya.

Konsistensi pelayanan yang diberikan kepada penumpang KA mesti kita tunggu kelanjutannya.

Iklan

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok, Ambon

Posted on 19/08/2010, in ROKER. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: