Anakku badannya panas

Sabtu dinihari, tak biasanya anakku Johannes bangun langsung duduk. Biasanya ia menangis. Setelah kami raba bagian tubuhnya rupanya ia terbangun karena suhu badannya meningkat. Entah berapa derajat yang pasti tidak seperti biasanya ia begitu. Sampai saya mengetik tulisan ini panasnya belum turun. Kadang dingin lain waktu panas begitu terus. Rencananya Senin pagi baru akan kami bawa menjumpai dokternya.

Hari Sabtu ini saya bersama isteri mengajak Johannes yang sedang dingin ke kumpulan arisan di daerah Haji Jeni. Kami yang ditunggu malam itu. Akhirnya acara tidak berlangsung mulus karena ada peristiwa diantara hula-hula yang saling menyalahkan satu dengan lainnya. Gara-garanya sepele. Sang Abang yang sering berganti nomor tidak menerima jika dikatakan teroris, karena sering gonta ganti nomor telepon selular tanpa memberitahukan kepada keluarga. Ia malahan menyalahkan adiknya. Akhirnya singgung sana singgung sini, tersinggunglah isteri dari sang adik.

Kami pulang dengan tidak merasakan sejahtera jadinya. Sepulang dirumah Johannes panas lagi. Kami berikan obat penurun panas. Tidurlah dia.

Hari Minggu, 25 April 2010 tugas pelayanan di Mahanaim. Menjadi Penerima Tamu bersama ibu Waruwu. Tetty dan Johannes tidak diajak. Karena Joe masih panas turun naik.

Satu pelajaran yang kuperoleh, jadi teringat ketika saya masih kecil. Pasti papa dan mama juga memperlakukan saya seperti saya memperlakukan Joe. Disaat Joe rewel, papa atau mama pun pasti kerepotan. Apalagi badan sedang panas. Kualat kali ya kalau kita tidak mengingat masa-masa itu. Terasa sekali saat saya menggendong Joe. Sungguh flash back ke masa kecil dulu. Betapa orang tua kita juga sungguh menyayangi. Ah, terima kasih sekali papa dan mama atas semua yang sudah kalian lakukan buat saya. Pantas saja pepatah selalu mengingatkan bahwa Kasih Ibu sepanjang masa dan takkan pernah menuntut balas
.
TUHAN kiranya menyembuhkan anakku yang kukasihi.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 25/04/2010, in Tak Berkategori and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: