Asemka-Depsos ; Terkenang kenang

Sabtu, 10 April 2010, sesuai dengan rencana kami ingin mencari hadiah buat undangan teman-teman Johannes anakku. Melewati terowongan bawah tanah yang menghubungkan Stasiun Kota dengan Jalan Asemka. Menginjakkan kaki dan melewati terowongan ini merupakan yang pertama kali. Sedangkan menuju Pasar Pagi Asemka rasanya lebih sering. Kurang lebih enam tahun saya tak pernah lagi menginjakkan kaki disana. Kehadiran saya disana seolah mengulang ingatan kembali. Enam tahun lalu betapa sering saya ke tempat ini. Gedung Pasar Pagi Asemka sepertinya masih tetap sama. Sehabis kerusuhan Mei 1998 bangunannya sama sekali tidak terawat. Kini juga tetap sama saja. Eskalator yang rusak berat. Cat yang lusuh. Warna merah yang sudah mulai luntur pada setiap pintu lift. Dan masih banyak lagi hal lain. Kesimpulannya tetap saja membuat gedung ini angker. Yang membedakan adalah saat ini sudah lebih banyak toko-toko berjualan kembali. Tempo dulu mungkin masih banyak yang takut.

Rasanya memang murah juga harga-harga barang yang dijajakan disini. Asalkan memiliki banyak waktu kita dapat memilih dan memilah barang mana yang akan kita beli terutama untuk hadiah. Rugi berbelanja disini apabila terburu-buru dan membeli dalam jumlah sedikit.

Pada saat berkeliling saya hanya berpikir, ini gedung milik siapa ya. Apakah tidak ada yang peduli sama sekali. Padahal kalau dilihat dari pengunjung pastinya banyak namun mengapa semua seolah ditelantarkan. Asemka oh Asemka sungguh malang nasibmu.

Asemka saya masih akan sering datang.

Sore itu saya, isteri dan ponakan membuat janji untuk bertemu dengan ponakan lain. Kami berjumpa di Stasiun Cikini. Setelah makan siang disana, kamipun bergegas kembali ke Depok mengingat salah satu ponakan akan mengikuti SIMAK UI.

Setelah melewati Yayasan Tugu Ibu di Jalan Sentosa, tidak seberapa lama kamipun tiba dirumah. Anak terkasih kami Joe hari ini ditinggal lebih lama dari biasanya.

Minggu, 11 April 2010. Pertama kali dalam pelayanan saya dijadwalkan untuk membaca Alkitab. Selama ini paling jika tidak bertugas sebagai Penerima Tamu, Kolektan, Diaken Bertugas dan Pembaca Warta Jemaat. Kini dengan model Tata Layan yang “baru” hari ini saya pertama kali menjadi P3 atau Petugas 3 yang berperan sebagai pembaca Alkitab.

Mulai Ibadah 11 April 2010 ini, istilah PB, DB. PKK dan lain-lain dirubah. Penggantinya adalah P1, P2,P3. P1 adalah Penatua Bertugas yang bertanggung jawab sebagai Penanggung Jawab Ibadah. P2 memiliki peran sebagai Pembuka Ibadah. Puji TUHAN semua berjalan lancar meski jantung berdegup kencang sekali ketika membacakan Josua 3 : 1-6. Meskipun demikian namun akhirnya semua berjalan lancar. Sama dengan perikop yang dibaca, Menyeberang Sungai Yordan. Saya merasa sudah melalui sebuah tahapan ujian.

Usai ibadah langsung membungkus hadiah dengan ditambahkan snack yang sudah dibeli oleh isteri.

Sore hari menengok Opa di Cimanggis. Senin 12 April 2010 hasil pemeriksaannya akan diterima. Kami mendoakan yang terbaik baginya.

Sepulangnya dari rumah Opa, saya mempersiapkan diri menuju ke Gedung Depsos di Salemba menghadiri resepsi pernikahan salah satu rekan Majelis Jemaat.

Pada saat menginjakkan kaki diparkiran Gedung Depsos, pikiran menerawang kembali ke tahun 1997. Ketika itu merupakan kali pertama ke gedung ini. Saat itu rekan satu Divisi menikah. Gedungnya masih terawat. AC cukup dingin, karpet, parkir segalanya masih sama seperti dulu. Membandingkan dengan gedung Asemka, jadinya seperti Iklan. Yang terawat dan Yang tidak terawat. Asemka yang tak terawat, Gedung Pertemuan Depsos yang terawat.

Terkadang manusia perlu untuk kembali ke masa sebelumnya. Mengambil lagi segala sesuatu hikmat yang pernah terjadi. Kalau itu indah rasanya ingin diulang. Jika itu pahit, sepertinya tidak ingin mengulang namun tetap dikenang. Saya merasa dapat mengambil hikmat dari sebuah kenangan. Asemka-Depsos yang terkenang-kenang.

Terima kasih TUHAN atas kesempatan mengulang kembali memori tempo dulu.

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 11/04/2010, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: