Sampai kapan kau memberi maafmu

Memang sudah rencana hari ini pulang lebih sore dari biasanya. Soalnya kesebelasan kesayangan akan bertarung. Persija menantang PSPS Pekan Baru. Menyaksikan melalui layar kaca di sisi utara lantai 18, pertandingan berjalan seru. Babak pertama berakhir dengan kedudukan kaca mata. Dalam babak kedua pertarungan lebih keras terjadi. Hal ini membuat wasit yang memimpin jalannya pertanding harus mengeluarkan Kartu Merah. Satu untuk M. Ilham dan satu lagi untuk pemain PSPS saat keduanya terlibat saling sikut. Alhasil dengan sepuluh pemain dimasing-masing team, skor akhir 1-0 untuk tuan rumah PSPS.

Selanjutnya usai pluit panjang tanda usai babak kedua, saya bergegas menuju Stasiun Gambir. Harapannya akan menumpang Kereta Depok Express pukul 18.02. Sementara waktu masih panjang karena baru menunjukkan pukul 17.30 saat tiba di Gambir.

Pertanyaan muncul takkala masih terpampang di loket, jadwal keberangkatan Kereta pukul 17.19 WIB. Dengan mempertimbangkan kalau 17.19 saja terlambat bagaimana yang 18.02. Akhirnya memutuskan untuk menaiki Depok Ekspress pukul 17.19 meskipun keduanya tiba bersamaan di stasiun Gambir. Pasti ada terjadi sesuatu nih. Rupanya benar, belum lagi sampai Pasar Minggu Kereta sudah ngadat jalannya. Akhirnya saat memasuki Pasar Minggu, seluruh penumpang diminta turun dan beralih ke kereta Pakuan Ekspress. Saat itu waktu menunjukkan pukul 19.05

Kembali merasakan dempet-dempetan dengan penumpang yang berjubel. Untungnya tidak terjadi apa-apa. Masih bersyukur atas pengalaman yang terjadi.

Sebelum berangkat dari Pasar MInggu, saya mendengar pengumuman dari pihak PT. KAI. Melalui corong petugas menyampaikan permohonan maaf atas ganguan dan ketidaknyamanannya.

Belum genap dua minggu sudah kembali kejadian yang tidak mengenakan. Masakan setiap saat meminta maaf terus. Kapan benarnya. Sampai kapan kau memberi maafmu ?

Sudah Persija kalah. Kereta Api ngadat. Bagaimana ini ? Persija kalah meski kecewa tetapi tidak menyesal. Persija sampai mati. Kereta Api terlambat, sampai kapan menerima permohonan maaf. Jangan-jangan PT. KAI punya banyak Maaf lainnya. Apakah sekeranjang ? atau segunung ?

About oomwil

from Budi Kemuliaan to Cijantung, Serang Banten, Semarang, Cimanggis, Depok

Posted on 08/04/2010, in ROKER. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: